| |
| | |||||||
| PORTAL | FORUM | RULES | Register | FAQ | Members List | Calendar | ARCADE | Today's Posts | Search |
| Computer Corner Ingin diskusi mengenai permasalahan PC, Windows, Mac? Atau ingin sharing informasi mengenai hardware dan software? Disini tempatnya! Note: Forum ini didukung oleh komunitas CHIP Forum. |
| Selamat Datang di KompasForum! Saat ini Anda masih berstatus tamu di KompasForum dan hanya mendapatkan akses terbatas pada diskusi, fasilitas serta layanan yang ada. Dengan menjadi anggota KompasForum, Anda dapat berinteraksi dan berpartisipasi secara aktif, serta memanfaatkan seluruh fitur yang ada. Proses registrasinya mudah, cepat, dan gratis. Jadi tunggu apalagi, klik disini untuk daftar menjadi member KompasForum!. |
| | LinkBack | Thread Tools | Display Modes |
| |||
| Pernahkah Anda mendengar suatu pernyataan yang mengatakan bahwa Linux itu gratis ? Saya yakin ... semua pengguna komputer, baik yang belum, sedang, akan atau telah menggunakan Linux pasti pernah mendengar pernyataan semacam ini. Benarkah Linux itu gratis ...??? Bohong !!! Kalau memang Linux gratis, mengapa banyak komersialisasi atas Linux ? OK, sekarang mari kita coba bongkar kebohongan ini. It's not about Free ... it's FREEDOM Linux itu Free ... begitu banyak pernyataan yang sering kita dengarkan. Kata Free jika diartikan dalam bahasa Indonesia ternyata mempunyai 2 arti, yaitu gratis dan bebas. Kata gratis dan bebas jelas berbeda artinya. Misalnya kata Free Sex ... pernahkah Anda mengartikannya sebagai sex gratis ... ? Tentu saja tidak, karena dalam hal ini free sex mempunyai arti sex bebas yang artinya jelas sangat berbeda dengan sex gratis. Nah, sayangnya di Indonesia ternyata banyak orang lebih suka mengkaitkan Linux dengan arti kata gratis, bukannya bebas atau merdeka. Padahal ... Richard Stallman - pendiri Free Software Foundation (FSF), dalam bukunya Free as in FREEDOM - mengkaitkan Linux dengan kata bebas atau merdeka, bukannya gratis. Jelas, ini adalah kebohongan pertama tentang Linux ... karena Linux - menurut pendiri FSF - bukanlah berbicara tentang Free (Gratis), tapi Freedom (Kebebasan). Kesalahan tentang Linux yang terus berlanjut Namun ... entah mengapa di Indonesia kata kebebasan dan kemerdekaan ternyata lebih sulit diucapkan daripada kata gratis. Tidak mengherankan jika sampai sekarangpun masih cukup banyak penggiat Linux yang lebih suka menyebutkan Linux itu Gratis daripada Bebas atau Merdeka. Tapi sebetulnya, sedikit banyak hal ini bisa kita mengerti ... karena ternyata perjuangan untuk memasyarakatkan Linux di Indonesia memang bukanlah pekerjaan mudah. Banyak pengguna komputer di Indonesia yang sudah terbuai dan terlelap dengan kenyamanan penggunaan perangkat lunak bajakan dan bahkan sudah terikat erat pada belenggu perangkat lunak seperti halnya pecandu rokok atau narkotika yang susah melepaskan ketergantungannya. Itulah sebabnya mengapa kata gratis lebih banyak dipakai untuk memperkenalkan Linux daripada kata bebas atau merdeka. Karena pada kenyataannya memang lebih mudah untuk menyodorkan sesuatu yang gratis daripada mengajak seseorang untuk berjuang melepaskan diri dari kenyamanan yang sudah mengikat dan membelenggunya selama berpuluh-puluh tahun. Mengapa Linux dikomersilkan ? Pertanyaan berikutnya ... kalau Linux memang gratis, mengapa harus dikomersilkan ? Apakah diperbolehkan dan pantas memperdagangkan sesuatu jika ternyata itu bisa kita dapatkan secara gratis ...? Sebelum menjawabnya, coba Anda jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini :
Bahkan di banyak situs Anda jelas-jelas bisa melihat CD/DVD/Buku Linux dijual ... dan tidak diberikan secara gratis. Bahkan kalau mau diperpanjang lagi, daftar pihak yang mengkomersilkan Linux ternyata sangat panjang, dan juga sudah merambah ke perusahaan skala multinasional. Tidak percaya ...?!!! Mengapa perusahaan besar menjual Linux ? Coba simak daftar perusahaan besar berikut ini yang telah mengkomersilkan Linux :
Linux itu [TIDAK] Gratis Apakah Anda masih yakin bahwa Linux itu gratis ... ? Coba perhatikan sekali lagi harga yang harus dibayar untuk bisa mendapatkan Kebebasan dan Kemerdekaan Linux:
Untuk mendapatkan Kebebasan dan Kemerdekaan Linux jelas ada harga yang harus dibayar. Apalagi jika Anda ingin meraih kebebasan dan melepaskan diri dari belenggu perangkat lunak bajakan, tentu saja ada perjuangan yang tidak akan pernah bisa Anda dapatkan secara gratis. Bahkan bangsa kitapun harus berjuang keras untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Hal yang sama juga berlaku bagi kita jika ingin mendapatkan Kebebasan dan Kemerdekaan Linux. Anda harus berani berjuang untuk melepaskan diri dari kenyamanan yang telah disediakan oleh perangkat lunak bajakan selama berpuluh-puluh tahun. Ada harga yang harus Anda bayar untuk meraih Freedom (Kebebasan dan Kemerdekaan), dan tentu saja itu tidak bisa didapatkan secara Free (gratis). Percayalah teman ... perjuangan itu perlu (sekalipun dalam kenyataannya tidak semua orang merasa perlu untuk berjuang). Terbelenggu 28 tahun (baca Sejarah Sistem Operasi Dari Dos, Windows sampai Linux) bukan berarti kita harus menyerah kalah pada keadaan dan menjadikannya sebagai alasan untuk terus terikat pada belenggu kenyamanan perangkat lunak bajakan. Bahkan setelah 350 tahun-pun kita masih bisa bangkit meraih kebebasan dan kemerdekaan. Namun ... tentu saja kita tidak perlu mengulang kesalahan itu sekali lagi. Cukup sudah 28 tahun untuk terbelenggu, Anda tidak perlu menunggu 350 tahun lagi. Perjuangan untuk meraih Kebebasan dan Kemerdekaan ini memang berat dan tentu saja tidak Gratis. Namun, jika Anda ingin melihat Indonesia Bangkit, mulailah dari diri Anda sendiri, mulailah dengan membebaskan isi komputer Anda dari belenggu perangkat lunak bajakan. Jadi ... sekali lagi jangan pernah percaya kalau ada yang berkata Kebebasan dan Kemerdekaan Linux itu Gratis. Linux ... Free as in FREEDOM Imagine a place … Where everything is possible Where everyone can fly Be Linux ... Be Free VIDEO KLIP : Be Linux , Be Free ---------------- PC LINUX |
| ||||
| Sebelum berkomentar sebaiknya anda selalu membaca dulu dengan lengkap dokumen bawaan dari sebuah OS, ex. GNU dan EULA jika itu MS. nah dari situ anda bisa tau kenapa linux seperti yang anda bilang? Hanya orang yang ga ngerti yang bilang linux gratis, dan itu pikiran yang sempit.. Logika : 1. anda download dari Server Linux, trus di burn di DVD, apa anda ga bayar biaya akses internet dan biaya beli DVD kosong? Bayar kan? 2. apa anda yakin dengan "gratisan" yang anda peroleh akan mampu menghandle semua seperti yang anda inginkan? Tidak anda masih butuh yang lain ex. Repository, dan mau g mau anda harus unduh lagi dan bayar lagi, atau beli jadi.. ga gratis kan 3. jangan pernah lihat mana gratis mana tidak, yg penting adalah segi manfaat dan ke orisinalitasan dan kebebasan kita dalam mengekplorasi OS kita secara optimal tanpa di LOCK oleh si pembuat.. Peace.. |
| ||||
| Saya bilang sih ini adalah pengertian gratis yang keliru. Menurut anda download linux itu tidak gratis karena harus bayar biaya server, listrik dll. Untuk bisa menggunakan Linux pun notabene harus beli komputernya dulu dll IMO itu seperti bilang: Udara yg saya hirup pun tidak gratis karena udara yang masuk paru paru saya itu harus diproses dengan makanan yg harus saya beli pake duid. Kebanyakan komersialisasi Linux itu untuk membayar jasa jasa ekstra yang membantu dan mempermudah para pengguna. Sama seperti ikan. Sebetulnya gratis tersedia di lautan luas. Tapi menjadi ada harga karena ada orang orang yang mempermudah para penikmat ikan untuk mendapatkan ikan ikan tersebut. Bahkan menjadi semakin ada harganya ketika yang menghandle ikan tersebut adalah seorang koki terkenal. Tapi bukan berarti kita tidak bisa mendapatkan ikan tersebut dengan gratis di lautan. Saya rasa harus dipisahkan antara objek yang gratis (ikan tersebut, linux, udara) dan cara mendapatkannya yg mungkin tidak gratis (pinjam pancingan dari teman yang harus dia beli dari toko yang harus beli dari pabrik yang harus mengolah bahan dasar yang dibeli dari para penambang yang menambang dari perut bumi yang harus sewa alat alat penggalian mutakhir) So yes, Linux is free in a sense that you DONT have to pay for its core developments. You DONT pay the kernel programmers because they do it for FREE. If you want support, you can actually get it for FREE if you ask in the right places. Its a community project. Just like you dont have to pay god any money even though god created those fishes. __________________ [ f t p t r ] |
| |||
| Quote:
3. Disney/Pixar, Dreamworks, Sony, ILM dan banyak studio film lainnya menggunakan Linux untuk memproduksi film-filmnya. Apakah Anda bisa melihat film-filmnya secara gratis ... ? tentu saja tidak. Bahkan untuk melihat film bajakannyapun Anda tidak bisa mendapatkannya secara gratis. @disini terlihat kalau anda orang yang pelit.. 4. Google - si raksasa mesin pencari - ternyata menggunakan Linux untuk komputernya, tapi mengapa juga ikut mengkomersilkan produknya (baca : AdWords) ? So, what open-source software does Google use itself? DiBona: We use the Linux kernel. We've got the GNU tools, we use a lot of the compiler collection from the Free Software Foundation (FSF). We use some Apache libraries--we don't use the Apache Web servers so often, but we do use a lot of their libraries. We use a lot of OpenSSL and OpenSSH. We use languages like Python and C. We use a fair amount of MySQL, all kinds of things. @anda tahu..apache,openSSL n OpenSSh apalagi mysql..itu GRATIS. coba cari aja di om google. 5. Microsoft - si raksasa perangkat lunak yang menganggap Linux sebagai kanker - ternyata kemudian juga mengkomersilkan Linux melalui tangan rekanannya, Novell. @ingat visi utama linux...FREE!!! berartikan klo anda bisa merubah linux dengan OS buatan anda sendiri..bisa saja anda jual.contohnya : banyak penyanyi yang me repack lagu lama n dirubah instrumenya dengan yang baru. |
| |||
| Quote:
gini aja...contohnya: anda dapet hadiah dari bank MercedesBenz senengkan anda??? tapi anda harus bayar pajaknya terlebih dahulu..klo anda tidak mau bayar maka hadiah akan dilelang. |
| |||
| Quote:
G MODAL...ente g bisa misahin antara subyek dengan obyek... |
| |||
| Quote:
coba dipikir lagi deh. yg dibilang banyak orang gratis/freedom itu lisensi software nya bukan usaha mendapatkan s/w tersebut. misal Ubuntu developper ubuntu membagikan secara gratis (klo lo bilang harus beli dvd coba pesen di canonical request ubuntu mereka kirim s/w nya dah di burn lagi di cd/dvd) dan kita tinggal bayar Rp. 3000,- bwad pajak bea masuk so brp bayarnya lisensi nya ??? f Quote:
Jadi orang koq pelit bgt sih, masih mending ada OS yg bebas biaya lisensi koq dvd aja dihitung..... |
| ||||
| At least hargailah mereka yang udah menciptakan OPERATING SYSTEM yang bersifat OPEN SOURCE........emang lu bisa buat OS kayak Linux ????Windows...Mac OS ???? __________________ The Time WilL ComeS , One Day You'll See When We Can All ..............be FriendS ......!!! |
| Bookmarks |
« Previous Thread | Next Thread »
|
|
All times are GMT +7. The time now is 10:26 AM.
Content Relevant URLs by vBSEO 3.2.0
Tidak ada komentar:
Posting Komentar